• Kuliah Umum Internasional di FKIP Unpak Dorong Kolaborasi Pemuda Indonesia - Jepang untuk SDGs dan ESD
    06-Aug-2025 03:01

    BOGOR — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan (FKIP Unpak) bersama Belantara Foundation menggelar kuliah umum bertajuk “Together for the Earth: Youth Collaboration for Achieving SDGs and Education for Sustainable Development”, Senin (4/8), di Aula Lantai 4 FKIP Unpak. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi strategis antara pemuda Indonesia dan Jepang dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development/ESD).


    Didukung oleh University of Tsukuba serta dua sekolah menengah atas asal Jepang, University of Tsukuba Senior High School at Sakado dan Ehime University Senior High School, acara ini dihadiri oleh 24 pelajar Jepang, 50 mahasiswa dan pelajar Indonesia, serta sejumlah akademisi dan pemerhati lingkungan.


    Kuliah umum ini menghadirkan dua pembicara utama, yakni Dr. Dolly Priatna, Direktur Eksekutif Belantara Foundation sekaligus pengajar di Universitas Pakuan, dan Dr. Nakao P. Nomura, Direktur Divisi Dukungan Pertukaran Internasional University of Tsukuba. Selain itu, sesi diskusi turut diisi dengan sharing session oleh pelajar dan mahasiswa dari kedua negara.


    Dalam paparannya, Dr. Dolly menekankan pentingnya restorasi ekosistem sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim. “Restorasi hutan adalah langkah strategis untuk menekan emisi gas rumah kaca dan menjaga keseimbangan ekologis. Lewat program ‘Forest Restoration Project: SDGs Together!’, kami mendorong keterlibatan sektor swasta, termasuk dari Jepang, untuk turut mendukung pemulihan hutan alam di Riau,” ujarnya.


    Dolly juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan multipihak dalam menyukseskan SDGs. “Kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal dalam gerakan global ini, sesuai misi UN SDGs: no one left behind,” tegasnya.


    Sementara itu, Dekan FKIP Unpak, Dr. H. Eka Suhardi, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan memainkan peran sentral dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global. “Kami percaya bahwa anak muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Kolaborasi internasional seperti ini bukan hanya ajang tukar ilmu, tapi juga pembentukan kesadaran global dan aksi nyata untuk masa depan berkelanjutan,” kata Eka.


    Hal senada disampaikan oleh Dr. Nakao P. Nomura. Menurutnya, ESD harus menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan global. “ESD bertujuan memberdayakan generasi sekarang dan mendatang untuk membuat keputusan yang berimbang antara kebutuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan,” jelasnya.


    Menambah semarak sesi sharing, Agus Deni, mahasiswa Magister Manajemen Lingkungan Unpak, bersama Ade Bagja Hidayat, alumni program yang sama, serta Dhia Nida Fauziah, mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Unpak, turut berbagi pengalaman mereka dalam mendukung gerakan SDGs di lingkungan kampus dan masyarakat.


    Kegiatan ini dimoderatori oleh Asih Wahyuni, M.Pd., dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unpak, dan ditutup dengan harapan dari Dr. Yoshikazu Tatemoto, Kepala Program Studi Internasional University of Tsukuba Senior High School at Sakado. “Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan inspirasi baru bagi para siswa dan mahasiswa dalam mendukung agenda SDGs dan ESD di masa depan,” ujarnya.


    Melalui kolaborasi ini, FKIP Unpak dan para mitra berharap dapat membentuk generasi muda yang sadar akan isu keberlanjutan dan siap berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa dan dunia yang lebih hijau dan adil.


    Sumber: https://www.mediaindonesiasatu.com/kuliah-umum-internasional-di-fkip-unpakdorong-kolaborasi-pemuda-indonesia-jepang-untuk-sdgs-dan-esd