-
Peranan Belantara Foundation dalam Menjalin Kemitraan Bersama BUMDes15-Apr-2020 03:34Desa memiliki peranan penting dalam sektor ekonomi masyarakat secara langsung. Saat ini pemerintah sedang gencar menggalakkan program dana desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes merupakan modal sosial yang menjembatani upaya penguatan ekonomi dan diharapkan menjadi solusi atas permasalahan pembangunan di desa.
Pengembangan BUMDes sebagai komponen kunci dalam penumbuhan ekonomi desa menjadi topik pembahasan dalam webinar yang diselenggarakan oleh Indonesian Resources Development Institute (IRDI) pada Senin, 23 Maret 2020 melalui media web zoom.us. Hadir sebagai narasumber Dosen Universitas Lambung Mangkurat Budi Kristanto, Ph.D, Kepala Desa Panggungharjo Wahyudi Anggoro Hadi dan Direktur Eksekutif Belantara Foundation Dr. Sri Mariati.
Belantara Foundation sebagai lembaga non-profit Indonesia yang bekerja untuk melindungi landscape Indonesia dengan program berkelanjutan juga melakukan kegiatan konservasi, reforestasi dan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Dalam program pengembangan masyarakat ini, Belantara Foundation menjadi salah satu aktor dalam menjalin kemitraan dengan BUMDes yang masuk dalam ruang lingkup wilayah kerja kami.
Saat ini, Belantara Foundation memiliki lokasi kerja yang tersebar dalam sepuluh area di lima provinsi di dua pulau yaitu Sumatra dan Kalimantan. Salah satu lokasi kerja yang menjalin kemitraan dengan BUMDes adalah di daerah penyangga Cagar Biosfer Berbak Sembilang tepatnya di Desa Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupatan Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan.
Kawasan biosfer Berbak Sembilang memiliki potensi seperti wisata sungai dengan pemandangan keindahan hutan mangrove serta pengamatan migrasi burung dan kehidupan satwa liar. Dengan potensi ekowisata ini dapat memberikan manfaat pengembangan di aspek ekonomi seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan aspek sosial budaya dengan perubahan sikap dari masyarakat dan komitmen untuk menjaga dan melindungi kawasan konservasi.
Salah satu program utama dari Belantara Foundation adalah desa wisata dan kawasan biosfer Berbak Sembilang ini menjadi tujuan dari program desa wisata meliputi Desa Sungsang I, Desa Sungsang II, Desa Sungsang III, Desa Sungsang IV, dan Desa Marga Sungsang. Kelima desa ini menjadi satu kawasan program yang disebut sebagai Desa Wisata Sungsang.
Dalam perjalanan mengembangkan Desa Wisata Sungsang dari tahun 2017 dengan melakukan kajian tahap awal, Belantara Foundation menghadapi tantangan yang cukup berat yaitu ketersediaan air bersih dan air minum serta pola perilaku hidup bersih dan sanitasi kurang baik. Oleh karena itu, sepanjang tahun 2018 hingga 2019 Belantara Foundation melakukan beberapa upaya dalam pemberian bantuan dan penguatan kelembagaan masyarakat secara langsung. Salah satu langkah nyata yang dilakukan sebagai pendekatan awal adalah memfasilitasi program WASH (Water, Sanitation and Hygiene) dan langsung membuat pilot project pembangunan infrastruktur WASH di Desa Sungsang IV seperti pembuatan bio septic tank, membangun bank sampah dan pembuatan fasilitas air bersih.
Selain program pemberdayaan masyarakat, Belantara Foundation juga menjalin kemitraan dengan BUMDEs di Desa Sungsang IV yaitu bekerjsama dalam pengelolaan Kapal Belantara. Belantara Foundation membantu dalam penyiapan sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan intensif pengelolaan kapal serta manajamen yang baik kepada BUMDes. Hasil yang dapat dirasakan saat ini adalah BUMDes memiliki 1 kapten kapal dan 3 ABK dan adanya pemandu wisata yang berasal dari kelompok sadar wisata yang merupakan pemuda aktif dari desa.
Keberlanjutan dan konsisten sebuah program untuk tetap berjalan menjadi fokus utama Belantara Foundation. Beragam tantangan dan hambatan dalam menjalankan program merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dengan orientasi solusi yang efektif dan tetap sasaran. Melanjutkan promosi ekowisata, mengembangkan program dan infrastruktur WASH, dan membangun kemitraan dengan organisasi lain, perusahaan serta donor potensial merupakan keberlanjutan sekaligus tantangan bagi kami untuk tetap dapat berkontribusi dalam membantu masyarakat dan konservasi lingkungan.

