• Laporan Progres - Konsorsium GSK-BB
    24-Aug-2019 11:23

    Belantara Foundation bersama Konsorsium GSK-BB Melakukan Perbaikan Bentang Alam Giam Siak Kecil – Bukit Batu dengan Pendekatan Proteksi, Restorasi Berbasis Masyarakat Serta Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Perhutanan Sosial

    Memasuki semester ke 3 periode program perhutanan sosial, sekat kanal, budidaya lebah kelulut, pembangunan menara pantau satwa liar dan kelompok mitigasi konflik serta aktivitas patroli. Saat ini Konsorsium Giam Siak Kecil Bukti Batu (GSK-BB) masih berupaya untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana kerja awal walaupun harus menghadapi beberapa kendala teknis.

    Pada kegiatan utama kami yaitu program proteksi, kami melakukan patroli rutin dan mitigasi konflik di kawasan yang kerap menjadi pelintasan kawanan Gajah Sumatera di Sembilan desa intervensi  (Desa Koto Pait Beringin ; Desa Beringin; Desa Tasik Serai;  Desa Tasik Serai Timur; Desa Serai Wangi Desa Melibur; Desa Kuala Penaso; Desa Pinggir; dan Desa Semunai). 

    Dalam pelaksanaan patroli dan mitigasi konflik gajah dan manusia, kami bekerjasama dengan pemerintah desa yang juga melibatkan masyarakat terdampak konflik dengan membentuk tim mitigasi konflik manusia dan gajah yang masing-masing tim beranggotakan 10 (sepuluh) orang setiap desa. 

    Kami telah membangun 3 menara pantau gajah di setiap desa (Desa Koto Pait Beringin, Desa Beringin, dan Desa Tasik Serai Timur) untuk mendukung kegiatan patroli yang dilakukan oleh tim mitigasi konflik. Pembangunan menara pantau gajah ini merupakan bentuk keseriusan dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap program yang dilakukan di masing-masing desa intervensi.

     Peningkatan Ekonomi Masyarakat juga kami lakukan melalui program pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan potensi produk unggulan di empat desa (Desa Tasik Serai, Tasik Serai Timur, Beringin dan Koto Pait Beringin) melalui budidaya lebah kelulut dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam. 

    Kami telah memfasilitasi pelatihan dan praktek Budidaya lebah kelulut yang dikelola secara berkelompok oleh Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan jumlah sarang kelulut sebanyak 10 unit untuk setiap desa. Saat ini, kelompok MPA desa Task Serai telah menghasilkan 330 ml madu dari 3 sarang (kotak) lebah kelulut. Usaha budidaya lebah kelulut ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi MPA dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraannya.

    Untuk program pengelolaan dan pengembangan Agrowisata, telah diterbitkan buku Grand Design Agrowisata Kecamatan Bunga Raya sebagai panduan dalam menjalankan wisata. Pelatihan tata kelola wisata dan pelatihan manajemen pengelolaan dan pengembangan Agrowisata juga telah dilaksanakan dalam rangka memperkuat kegiatan Agrowisata ini. Kegiatan ini dihadiri oleh kelompok sadar wisata dari 5 desa dampingan (Bungaraya, Kemuning Muda, Jayapura, Buantan Lestari, dan Tuah Indrapura) dan juga dilaksanakan di 5 desa tambahan (Dayang Suri, Langsat Permai, Temusai, Suak Merambai, dan Jatibaru). Dari kegiatan tersebut, dihasilkan manajemen tata kelola wisata agar wisata bisa berjalan dengan baik dan berkesinambungan

    Program kedepan Belantara foundation bersama mitranya akan kembali melakukan intervensi di Kecamatan Bunga Raya dengan melakukan pelatihan dan pengembangan potensi kuliner lokal untuk mendukung agrowisata yang sudah ada. Pemerintah setempat juga berupaya maksimal dalam mempromosikan potensi wisata kepada masyarakat diluar Kecamatan Bunga Raya maupun Kabupaten Siak.