• Sekolah Lapang: “Desa Cerdas Tanggap Iklim” Guna Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat
    23-Dec-2019 03:38

    Banyuasin (15/11/19) - Belantara Foundation memperkenalkan program terbarunya melalui Sekolah Lapang, yakni kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara informal untuk masyarakat dengan fokus belajar mengenai lingkungan hidup dan alam sekitar.

    Sekolah Lapang ini kami rancang sedemikian rupa sehingga kesempatan belajar bagi masyarakat terbuka selebar-lebarnya. Selain itu, Sekolah Lapang ini merupakan upaya kami dalam membantu memberikan informasi tentang bahaya pencemaran lingkungan yang akan berdampak panjang menjadi pemanasan global dan juga krisis iklim.

    Kali ini Belantara Foundation berkesempatan untuk mengadakan kegiatan Sekolah Lapang di lima desa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Desa Marga Sungsang, Sungsang I,  Sungsang II, Sungsang III dan  Sungsang IV). Kegiatan belajar ini dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dimulai pada tanggal 13 sampai dengan 15 November 2019.

    Mengusung tema “Plastik dan Cara Penggunaannya”, Belantara Foundation mengajak ibu-ibu rumah tangga berpartisipasi aktif dalam Sekolah Lapang: Desa Cerdas Tanggap Iklim. Materi yang sampaikan antara lain tentang mengenal jenis-jenis plastik berdasarkan kode yang tertera pada botol plastik, cara penggunaan plastik, bahaya plastik untuk kesehatan, serta cara menanggulangi sampah plastik.

    Dalam kegiatan ini, Belantara Foundation mengajak peserta untuk sama-sama memperhatikan kebersihan lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Penggunaan plastik tersebut dapat diganti dengan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan sekaligus dapat dipakai berulang-ulang seperti tas belanja dari kain, tas dari ayaman rotan, tempat penyimpanan makanan dan peralatan makan dari kaca, tempat minum dari stainless steel, dan sebagainya.

    Selain dengan cara mengurangi plastik, Belantara Foundation juga mengajak para peserta untuk menerapkan sistem 3R dalam menanggulangi sampah plastik yang sudah menumpuk di lingkungan sekitar yaitu Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang) dan Recovery (memperbaiki yang sudah rusak).

    Kegiatan ini disambut postif oleh seluruh masyarakat desa dan pemerintah desa di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Antusias dari para peserta ditandai oleh banyaknya pertanyaan dan diskusi yang terjalin baik antara pemberi materi dan peserta maupun antar para peserta itu sendiri ditambah dengan permintaan dari para peserta untuk kedepannya dapat diajarkan mengenai praktek daur ulang sampah plastik.

    Kami berharap dengan adanya kegiatan Sekolah Lapang ini, pengetahuan masyarakat dalam, cara penggunaan plastik, bahaya dan cara penanggulanbgan sampah plastik semakin bertambah dan hasil dari pembelajaran ini nantinya dapat diterapkan oleh masyarakat di kehidupan sehari-hari.

    Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Desa Sungsang II Bapak Husni Nizam yang dalam kesempatannya mengatakan untuk mempersiapkan diri menjadi desa wisata. Persiapan tersebut bukan hanya peran pemerintah desa, tetapi juga perlu keterlibatan dan partisipasi masyarakat, salah satunya perihal problem sampah plastik di Sungsang. Tidak lupa beliau juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Belantara Foundation atas dukungannya terhadap Desa Sungsang dalam upaya pengembangan menjadi desa wisata di Kabupaten Banyuasin.